Minggu, 09 Juni 2013

Untuk dia, yang pemikirannya kucintai.


Untuk dia yang pemikirannya kucintai,
aku sudi duduk seharian membaca tulisanmu. Yang mengalir dari pikiranmu lalu kau susun ke dalam kata, kalimat, lalu paragraf. Hanya untuk mempersatukan benakmu ke dalam konsonan. Meluapkan angan dari jiwa hausmu yang bertabirkan wujud insan.
Aku sudi merasakanmu dalam setiap goresan tintamu tentang takdir, vespa, atau bahkan kerinduanmu akan masa lalu dimana zaman belum edan.
Aku sudi mencoba memahamimu. Dibalik wajahku yang mengernyit, ingin kulihat dunia dari balik matamu. Merasakan dunia dari angan-anganmu. Membangun hidup dari mimpimu. Membaur ke dalam petualanganmu.


Untuk dia yang pemikirannya kucintai,
bukan maksutku mendahului takdir. 


Untuk dia, yang pemikirannya kucintai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar