Jumat, 30 Agustus 2013

Bings Ung

Bahkan malam yang paling diam, paling sunyipun tidak tahu jawabannya.
Mata itu mencari dalam gelap, seakan gelap kuasa menjawab.
Ia memindai satu titik, penuh pengharapan titik kegelapan itu mampu memberikan pencerahan.
Sesekali ia menadahkan kepalanya ke langit. Menerawang. Kemudian memejam. Lalu mencari lagi, "mereka bilang tong kosong nyaring bunyinya. Kupikir diam-mu berartikan pemahaman," ia memicing. Kecewa.

Minggu, 25 Agustus 2013

Jika Kamu Paham

Aku dan kamu banyak sama.
Separuhku kamu.
Disimilaritas dari kami hanya persemayaman sebelum bumi dan waktu yang menyelisihi. 
Boleh jadi tigapuluh jam, barangkali empatpuluh dua jam, yang pasti kurang dari empatpuluh delapan jam.
Terlepas dari seksualitas ini, 2/3 rancang bangun yang mengkomposisi budiku Ia hembuskan hingga merakit ia turut menyusunmu.
Seakan kita dari kepingan yang sama.



Kesatuan yang kini telah menjadi serpihan lalu Ia sebarkan ke dalam raga untuk membuat mereka tetap berbudi.
Serpihan yang mengkomposisi kami.
Aku. Dan kamu. Dan mungkin juga beberapa orang lainnya.
Tapi wujud ku di dunia tidak pernah jadi pilihanmu.
Barangkali belum.
Atau akupun tak mau?

Senin, 12 Agustus 2013

DON



Don Matthew Ompusunggu

Kamis, 08 Agustus 2013

Breaking The Habits



“In order to make life’s more interesting, you have to break the habits, or do things that hesitate you”



Standing under the pouring rain has always been thrilling, especially when I was a kid. But as we grew up, we start to lose interest in lots of things. Maybe doing something that I have forgone a long time a go could make life not so tedious. Brings up the lose memory is always been nice.


Express what you really felt to someone is always been a hard thing to do. Especially when the person gave meaning into your life. I guess write things down has always been my favourite way to describe what I really felt and thought. When the truth is finally reveal through one own's soul. Even though assembling words not really is my specialty. Technology like BBM and email has been scrape out senses and meanings of a conception. Making the youngster less appreciate in processes. I suppose bring back the old way would be nice. Sending letter or post card that has been written with your thought and fill with the inaudible voices of your heart, just like the old days. Though the idea of it might be hesitating. The consequences through my action about the idea and the reaction of that person that we promptly assume could be troublesome. But assuming and thinking just make the idea less interesting and a hang back just make the curiosity unfulfilled. Sending an interesting post card and a simple wish would not be harming.



I even forget how the sun rise. How every livings greet morning with its warm hand. When the dark slowly fade away, lost in the embracement of the dawn. Remind me again once more in this attempt to fighting the tediousness.

Senin, 15 Juli 2013

Dialog Pertama

Tuanku, apa kabarmu?
Sudah lama kita tidak bersua, tidak berkomunikasi dengan cara yang pertama kali mereka ajarkan kepadaku.
Dialogku denganmu yang kututurkan baru-baru ini kepadamu bukan maksud bentuk dari kesombonganku.
Percakapan antara diriku dan Tuan selalu terjalin hanya saja dengan cara yang berbeda akhir-akhir ini.
Kali ini aku rindu. Sungguh sangat rindu kepada Tuan.
Rindu ini telah bersarang semenjak pertama kali kau tiupkan jiwaku kedalam raga ini.
Rindu tak tahu akan apa.
Mungkin rengkuhanmu? Atau dekapanmu?
Maka, kumulai lagi berdialog denganmu dengan cara yang pertama kali mereka kenalkan kepadaku.
Walau kutidak mengerti artinya. Makna dari setiap geraknya. Yang kumiliki hanya imanku dan kepercayaanku akan dirimu.
Maka Tuanku, dengarkanlah setiap kata yang terlontar dari hatiku sebagai bentuk kerinduanku kepadamu.

Minggu, 14 Juli 2013

To Whom It May Concern




Dear whoever you might be...

Rabu, 10 Juli 2013

"Apakah Yang Kubutuhkan?"


"Apakah Yang Kubutuhkan?"

      Jadi, apa yang kau butuhkan? Kau harus tetap selaras dan mencari tahu. Jika semua orang memiliki takdir yang sama, maka setiap anak akan memiliki tingkat kepintaran, kepopuleran, dan keatletisan yang sama. Jangan merasa terbuang jika kau pikir kau tidak memiliki sesuatu untuk dibanggakan, karena jiwamu akan membantumu memiliki sebuah hidup yang tak dimiliki orang lain, kecuali dirimu. Suatu hari , perhatianmu mungkin akan tertuju oada seekor katak di pinggi kolam karena kau ditakdirkan untuk menjadi seorang ahli biologi, sedangkan temanmu hanya memperhatikan air kolam, karena ia ditakdirkan untuk mengikuti arus laut.
      Hal-hal kecil yang kau perhatikan, dan hal-hal kecil yang kau impikan, akan bekerjasama. Sedikit demi sedikit, kau akan mengumpulkan beribu potongan puzzle, dan ketika semua potongan itu akhirnya telah terkumpul, mereka semua adalah milikmu. Baba mengajarkan untuk mempercayai bahwa aku adalah seorang yang unik, dan jiwaku benar-benar mengetahui apa yang membuatku sempurna dalam keunikanku sendiri. Mulai saat ini, jika kau merasa kecewa karena kau tak mendapatkan apa yang kau inginkan, ingatlah bahwa hal yang benar-benar kau inginkan adalah membiarkan jiwamu memenuhi apa yang sebenarnya kau butuhkan.
"Fire in The Heart" - Deepak Chopra